5 Situs Bersejarah Terkenal Di Dunia

situs sejarah - 5 Situs Bersejarah Terkenal Di Dunia

Bisa membayangkan bagaimana usaha orang-orang terdahulu yang masih tradisional dapat membuat karya bahkan situs bersejarah dengan ukuran yang sangat besar dengan arsitektur yang memiliki nilai estetika? Karya fenomenal masa lampau identik dengan bebatuan, menjadi peninggalan yang berharga di berbagai belahan dunia.

Mengunjungi situs yang menjadi jejak sejarah, bisa menjadi pilihan yang pas bagi Anda untuk mengisi waktu liburan dengan sensasi yang berbeda. Setiap tahun, jutaan orang mendatangi dan melihat sendiri bagaimana megahnya bangunan tersebut.

Ada banyak tempat bersejarah yang sangat mengagumkan di dunia. Anda bisa berlibur sambil mempelajari perjalanan di abad silam. Sungguh menarik. Inilah beberapa destinasi wisata bersejarah di dunia yang bisa kamu kunjungi.

Piramida Giza di Mesir

Piramida Giza yang sangat legendaris dibangun pada sekitar tahun 2560 SM. Piramida ini menjadi piramida terbesar sekaligus tertua dari ketiga piramida yang terletak di Mesir. Sebutan lain dari piramida ini adalah Piramida Khufu atau Piramida Cheops.

Pembangunan Piramida Giza di masa lalu menyimpan rahasia besar, ditambah dengan bangunan yang telah bertahan lebih dari 4500 tahun ini. Selama bertahun-tahun, banyak teori  bermunculan menjelaskan mengenai misteri konstruksi piramida yang megah ini.

Berdasarkan pernyataan dari ahli Egiptologi, Piramida Giza kemungkinan besar diperuntukkan bagi Dinasti ke empat yakni Firaun Khufu. Anda perlu melihat secara langsung betapa menakjubkannya situs bersejarah ini.

Stonehenge di Inggris

Stonehenge merupakan monumen bersejarah yang berlokasi di Wiltshire, Inggris. Pada mulanya bentuk bebatuan di situs ini diatur melingkar lalu runtuh sebagian sering berjalannya waktu. Arkeolog meyakini bangunan kuno ini didirikan sekitar 2000 SM melalui beberapa fase. Situs ini masuk ke daftar situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1986. 

Ada banyak pendapat dan perdebatan dari para ahli sejarah mengenai situs bersejarah ini. Beberapa peneliti memiliki prediksi mengenai pola situs dan penggunaannya di masa lalu. Ada juga yang berpendapat bahwa terdapat semacam kekuatan magis yang terlibat dalam proses pembangunan. Sebagian lagi meyakini bahwa situs ini dulunya digunakan sebagai tanah kremasi.

Easter Island/ Pulau Paskah di Chile

Pulau ini populer karena memiliki sebanyak 887 patung yang berbentuk menyerupai manusia yang monumental. Nama dari patung-patung raksasa yang diciptakan oleh orang-orang Rapa Nui tersebut bernama Moai.
Easter Island atau Pulau Paskah terletak di Samudra Pasifik bagian barat Chile, di titik paling tenggara Segitiga Polinesia. Moai terbuat dari sebagian abu vulkanik yang sudah dicampur dengan basal. Pada 1995, pulau ini dinyatakan masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia, UNESCO.

Parthenon di Yunani

Parthenon dibangun pada abad ke-5 SM, diketahui situs ini adalah bekas kuil yang sengaja dibangun untuk Dewi Yunani Athena. Kuil ini dibangun selama puncak kekaisaran Athena sekitar 447 SM, namun sebagian bangunan dihancurkan dalam invasi Persia 480 SM. Meski Parthenon berada dalam kondisi yang tidak lagi utuh, tapi bangunannya masih menjadi salah satu tempat bersejarah yang paling terkenal di seluruh Eropa.

Di akhir abad keenam masehi, bangunan ini berubah menjadi gereja Kristen dan sempat beralih fungsi menjadi masjid di awal 1460-an. Pada saat itu kekuasaan berada di bawah rezim Ottoman. Pada tahun 1657, situs yang mengandung nilai sejarah ini dikepung dan hancur akibat ledakan bom dari Venesia.

Tembok Besar China di China

Tembok besar China adalah rangkaian benteng yang terbuat dari batu dan material bumi lainnya. Bahan yang digunakan sebagai perekat bebatuan adalah tepung beras. Pembangunannya dibagi dalam beberapa fase sehingga menjadi gabungan tembok terpanjang yang pernah dibuat manusia. Keren banget ya!

Diketahui tembok ini memiliki panjang yang yang dapat disetarakan dengan melintasi 9 provinsi dan kota di China. Tembok yang juga berfungsi untuk benteng ini dibangun oleh Kaisar Tiongkok pertama, Qin Shi Huang dalam waktu 220-206 SM. 

Maksud utama berdirinya tembok ini adalah untuk melindungi kekaisaran China dari kawanan nomaden di utara. UNESCO turut memasukkan tembok megah ini sebagai salah satu warisan dunia pada tahun 1987. Ini bisa banget menjadi situs sejarah yang Anda kunjungi saat berlibur di China.

Nah itulah 5 destinasi bersejarah yang paling fenomenal dan populer di dunia. Tempat-tempat tersebut bisa banget masuk ke dalam wishlist Anda jika berkunjung ke luar negeri. Dengan mengunjungi situs-situs tersebut, bisa sambil travelling sekaligus memperkaya wawasan Anda.





Ini Dia Tempat Wisata Alam Kerajaan Inca

daylight fog grass 2356045 1024x683 - Ini Dia Tempat Wisata Alam Kerajaan Inca
Ternyata masih banyak yang tidak tahu mengenai beberapa fakta yang tidak terlalu diketahui oleh publik mengenai Machu Picchu.
(Source: www.pexels.com)

Bertempatan di lereng Andes, tepatnya di timur Cordillera, selatan Peru, peninggalan Machu Picchu yang menyisakan banyak sekali misteri kerap kali menunjukkan misteri dari Kerajaan Inca. Walaupun situs arkeologi ini masih menarik perhatian para wisatawan asing untuk datang ke Peru, tetapi ternyata masih banyak yang tidak tahu mengenai beberapa fakta yang tidak terlalu diketahui oleh publik mengenai Machu Picchu. Lalu, apa saja fakta tersebut?

Bukan Kota Hilang Para Inca

Ketika seorang penjelajah bernama Hiram Bingham III menemukan Machu Picchu di tahun 1911, dia sebenarnya sedang mencari kota yang berbeda yang bernama Vilcabamba. Kota tersebut merupakan ibu kota tersembunyi yang ditinggalkan oleh para Inca ketika penjajah Spanyol berdatangan di tahun 1532. Sesaat setelahnya, Machu Picchu menjadi dikenal sebagai kota legendaris yang hilang milik para Inca.

Sepanjang hidupnya, Bingham terus mengatakan bahwa Machu Picchu dan Vilcabamba adalah kota yang sama. Hal tersebut merupakan sebuah teori yang baru dapat dibuktikan setelah kematiannya di tahun 1956. Sementara untuk kota Vilcabamba yang asli, masyarakat kini percaya bahwa kota tersebut sebenarnya berada di dalam hutan sekitar 50 mil ke barat dari Machu Picchu.

Sering Terjadi Gempa

Bebatuan yang digunakan untuk pendirian bangunan-bangunan indah Kerajaan Inca tidak menggunakan semen. Batu-batu yang digunakan dipotong sedemikian rupa dan ditaruh dengan sangat amat rapat. Secara teknis, pembuatan bangunan tersebut memiliki kelebihannya tersendiri.

Peru bukanlah sebuah negara yang stabil dan tidak asing dengan gempa. Ketika bencana tersebut terjadi, batu-batu yang berada di bangunan Inca hanya bergetar saja kemudian mereka akan kembali tenang di posisi semula. Tanpa metode pembangunan seperti ini, banyak bangunan di Machu Picchu akan hancur sedari dulu.

Anda Dapat Berjalan Ke Machu Picchu

Sebenarnya, pergi ke Machu Picchu tidaklah mahal karena Anda dapat berjalan kaki ke sana. Itu juga apabila Anda merasa sehat untuk mendaki dan menuruni Machu Picchu.

Apabila Anda tertarik untuk berjalan kaki, maka jalur yang akan Anda lewati adalah jalur yang digunakan oleh Hiram Bingham III di tahun 1911. Tidak hanya Anda akan merasa seperti seseorang yang menemukan Machu Picchu, tetapi Anda juga akan disambut oleh pemandangan yang sangat indah yang ditawarkan oleh Machu Picchu Historical Sanctuary. Tentu saja pemandangan ini tidak ada perubahan semenjak pertama kali Bingham mengunjungi Machu Picchu.

Untuk berjalan kaki ke Machu Picchu, Anda hanya akan memerlukan waktu tempuh sekitar kurang lebih 90 menit. Meskipun lama, tetapi Anda akan memiliki pengalaman yang tak terlupakan.

Museum Tersembunyi

Apabila Anda baru pertama kali mengunjungi Machu Picchu, maka Anda akan merasa sangat kebingungan. Sebab, salah satu hal yang paling aneh yang terjadi di Machu Picchu adalah mereka sama sekali tidak menaruh tanda yang menunjukkan arah ke tempat wisata yang ada di sana. Meski begitu, hal ini memiliki keuntungan tersendiri. Sebab, dengan tidak adanya penunjuk arah, maka peninggalan Machu Picchu tetap sama seperti dahulu.

Museo de Sitio Manuel Chavez Ballon adalah sebuah museum yang memiliki penjelasan akan mengapa Machu Picchu dibangun, dan mengapa para Inca memilih untuk menempatkan Machu Picchu di tempat yang sangat mengagumkan tersebut. Untuk memasuki museum, tentunya Anda harus mencarinya terlebih dahulu melalui sebuah jalan besar di posisi paling bawah situs Machu Picchu. Anda harus berjalan selama 30 menit dari kota Aguas Calientes dan membayar biaya masuk sebesar Rp 98 ribu untuk masuk ke museum tersebut. Apabila Anda khawatir untuk tidak mengerti soal bacaan dalam Museo de Sitio Manuel Chavez Ballon, Anda tidak perlu khawatir sebab museum tersebut memberi penjelasan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Spanyol.

Masih Banyak Yang Tersembunyi

Apabila Anda mengunjungi Machu Picchu, Anda akan melihat bahwa di setiap sisi jalanan yang terdapat di sana masih memiliki beberapa semak-semak yang berujung pada semak belukar yang sangat tebal. Hal ini membuat orang bertanya-tanya apakah dibalik semak-semak tersebut terdapat sesuatu yang masih belum dijelajah oleh manusia sejak dibangun oleh para Inca. Bahkan, mungkin di sana masih terdapat banyak sekali peninggalan yang tersembunyi masih menunggu untuk ditemukan.